Skip to main content

Ringkasan Sejarah Kerajaan Hindu Indonesia

Tercatat dalam sejarah di bumi Nusantara pernah berdiri kerajaan-kerajaan Hindu baik yang besar atau kecil. Terbukti dengan ditdiemukannya prasasti-prasasti peninggalan kerajaan Hindu. Mengapa kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia banyak meninggalkan prasasti-prasasti diberbagai daerah? jawabannya karena prasasti-prasasti itu adalah tempat beribadah atau pemujaan-pemujaan kepada dewa bagi pemeluk agama Hindu sehingga setiap bekas kerajaan Hindu dijumpai prasasti-prasasti.

Prasasti (pic:wikipedia)

7 Kerajaan-kerajaan Hindu di Tanah Air

  1. Kerajaan Kutai, terletak di Pulau Kalimantan, Kerajaan Kutai adalah kerajaan tertua di Indonesia yang berdiri awal abad V Masehi. Raja yang pernah memerintah di kerajaan Kutai adalah Raja Kudungga, Asmawarman dan Mulawarman. Pada saat Raja Mulawarman berkuasa, Kutai mencapai puncak kejayaan.
  2. Kerajaan Tarumanegara, terletak di Jawa Barat tepatnya di daerah Bogor. Raja Purnawarman adalah Raja Kerajaan Tarumanegara yang terkenal yang diketahui dari sejumlah prasasti-prasasti yang ditemukan di daerah Jawa Barat, Kerajaan Tarumangera berdiri sekita abad IV - VII Masehi.
  3. Kerajaan Kalingga, lokasi kerajaan Kalingga diperkirakan disekitar Jawa Tengah. Pada saat kerajaan di pimpin oleh Ratu Sima, kerajaan Kalingga mencapai zaman keemasan. Kerajaan Kalingga berdiri sekitar  abad 6 Masehi.
  4. Kerajaan Kediri, terletak disekitar Sungai Brantas, Jawa Timur. Pada saat Kerajaan Kediri dipimpin oleh raja yang ke III  yaitu Raja Jayabaya, kerajaan ini mencapai zaman keemasannya. Kerajaan Kediri berdiri sekitar abad ke 12 Masehi. Raja Jayabaya hingga kini terkenal dengan ramalannya yaitu Ramalan Jayabaya
  5. Kerajaan Majapahit, merupakan kerajaan terbesar Nusantara kedua setelah Sriwijaya, terletak di Jawa Timur. Raja Majapahit yang pertama adalah Raden Wijaya yang brgelar Sri Kertarajasa Jayawardhana. Wilayah Kerajaan Majapahit sangat luas hampir seluruh Nusantara hingga Singapore. Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaan saat dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk dengan patihnya yang terkenal yaitu Patih Gajah Mada. Cita-cita Patih Gajah Mada yang dikenal dengan Sumpah Palapa yaitu mempersatukan seluruh Nusantara dalam kekuasaaan Kerajaan Majapahit.
  6. Kerajaan Singosari, terletak disekitar Gunung Kawi, Jawa Timur. Pendiri kerajaan Singosari seorang Bupate Tumapel, Ken Arok. Setelah menjadi raja, Ken Arok bergelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi. Kerajaan ini berdiri sekitar tahun1222 Masehi. Kerajaan Singosari mencapai zaman keemasan saat dipimpin oleh Raja Kertanegara.
  7. Kerajaan Mataram Hindu, terletak disekitar Jawa Tengah berdiri tahun 730 Masehi atau sekitar abad Ke 8 Masehi. Berikut nama-nama Raja yang telah memerintah di Kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu : Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya (732-760 M), Sri Maharaja Rakai Panangkaran (760-780 M), Sri Maharaja Rakai Panaggalan (780-800 M), Sri Maharaja Rakai Warak (800-820 M), Sri Maharaja Rakai Garung  (820-840 M), Sri Maharaja Rakai Pikatan (840 – 856 M),  Sri Maharaja Rakai Kayuwangi (856 – 882 M), Sri Maharaja Rakai Watuhumalang (882 – 899 M), Sri Maharaja Watukumara Dyah Balitung (898 – 915 M), Sri Maharaja Rakai Daksottama (915 – 919 M), Sri Maharaja Dyah Tulodhong (919 – 921 M), Sri Maharaja Dyah Wawa ( 921 – 928 M), Sri Maharaja Rakai Empu Sendok (929 – 930 M).
 Itulah 7 kerajaan-kerajaan Hindu yang tercatat dalam sejarah yang bersumber dari prasasti-prasasti yang ditemukan diberbagai wilayah di Indonesia.

Related Post

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Lengkap Kakawihan Anak-anak Bahasa Sunda

Buat sobat dhira yang lagi cari PR bahasa sunda tentang kakawihan anak-anak atau kakawihan barudak dalam bahasa sunda bisa cari disini. Dibawah ini beberapa kumpulan kakawihan anak-anak bahasa sunda yang terkenal atau sering dinyanyikan ditatar sunda. Tapi itu dulu, lamun ayeuna mah sudah tergantikan oleh lagu coboy junior dan lain-lain. Tapi sebagai urang sunda mestinya kita bisa mengajarkan kakawihan ini untuk anak-anak sambil nostalgia waktu masih kecil. Kakawihan anak-anak atau barudak berikut ini diperoleh dari berbagai sumber.

Baca : Cara Kredit Motor Syariah

Kakawihan anak bahasa sunda ayang-ayang gung


Ayang-ayang gung
Gung goongna rame
menka Ki Wastanu
Nu jadi wadana
Naha maneh kitu
Tukang olo-olo
Loba anu giruk
Ruket jeung kompeni
Niat jadi pangkat
Katon kagorengan
Ngantos kanjeng dalem
Lempa lempi lempong
Ngadu pipi jeung nu ompong
Jalan ka Batawi ngemplong

Baca : Ternyata Dijumpai Green Canyon di Karawang

Kakawihan anak bahasa sunda oray-orayan

Oray-orayan, luar léor mapay sawa…

CONTOH-CONTOH PUPUH ASMARANDANA BAHASA SUNDA

Berikut ini beberapa contoh-contoh Pupuh Asmarandana dalam bahasa Sunda. Pupuh Asmarandana kebanyakan berisi tentang petuah atau piwuruk dalam bahasa Sunda. Salah satu jenis puisi dalam bahasa Sunda yaitu Pupuh. Seperti yang diketahui pupuh dikelompokan kedalam dua kelompok  yaitu kelompok Sekar Alit dan Kelompok Sekar Ageung. Pupuh Asmaranda masuk kedalam kelompok pupuh Sekar Ageung
Aturan yang dipergunakan dalam membuat pupuh disebut dengan Guru lagu dan Guru Wilangan. Pupuh Asmarandana menggunakan rumus  Guru Wilangan dan Guru Lagu : 8-i, 8-a, 8-é/o, 8-a, 7-a, 8-u, 8-a  Padalisan: 7
Contoh Pupuh Asmaranda  Ngariung di tengah bumi,
pun biang sareng pun bapa,
jisim abdi diuk mando,
husu ngupingkeun pituah,
piwejang ti anjeunna,
pituduh laku rahayu,
piwejang sangkan waluya.

Jalma kudu silihasih
kudu sing miboga rasa
ulah nganyenyeri hate
ka sakum dulur anu aya
mun nyaah ka sasaha
hidep hirupna saluyu
saluyu tur loba harta

Eling-eling mangka eling
Rumingkang di bumi alam
Darma wawayangan…

Cara Membuat Pupuh Kinanti Bahasa Sunda

Dalam kesusastraan sunda dikenal bermacam-macam nama pupuh, kurang lebih sekitar 17 nama pupuh. Pupuh adalahbentuk puisi tradisional Jawa yang memiliki jumlah suku kata dan rima tertentu di setiap barisnya (https://id.wikipedia.org/wiki/Pupuh). 
Nama-nama Pupuh  Dangdanggula,Sinom,Asmarandana,Kinanti,Durma,Pangkur,Mijil,Pucung,Maskumambang,Magatru,Wirangrong,Balakbak,Ladrang,Gambuh,Gurisa,LambangJurudemung Untuk memudahkan menghapal nama-nama pupuh sunda diatas kita singkat saja menjadi DaSi AKi DurPaMiCung MasMaWira BaLaGam GuLaJur.

BaCa: Contoh sajak bahasa Sunda
Pupuh Kinanti Dalam membuat sebuah pupuh harus mengikuti ketentuan-ketentuan tertentu yang sudah baku. Setiap pupuh memiliki ketentuan yang berbeda-beda, Dalam membuat pupuh Kinanti harus memperhatikan ketentuan-ketentuan berikut ini :
Setiap bait terdiri dari 6 barisBaris 1 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “u” atau dengan rumus : 8-uBaris 2 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “i” atau dengan rumus :  8-iBaris 3…

SINONIM-SINONIM BAHASA SUNDA

Sinonim atau persamaan kata tidak hanya ada dalam bahasa Indonesia saja, bahasa daerah seperti bahasa Sunda pun memilikinya. Sinonim bahasa Sunda yaitu

"Sinonim nyaéta kecap anu béda tapi mibanda harti anu jiga atawa sarua"
Berikut beberapa kata Sinonim dalam Bahasa Sunda
Sinonim Silih ajenan = Silih hargaan
Sinonim Supaya = Sangkan
Sinonim Wejangan =  Papatah
Sinonim Dahar = Neda
Sinonim Asli = pituin
Sinonim Awewe = wanoja
Sinonim Beunghar = jegud
Sinonim Bodo = belet
Sinonim Balik = mulangSinonim Kandel = Kedewil
Sinonim Alus = Sae
Sinonim Asri = Endah
Sinonim Ayeuna = Kiwari
Sinonim Badarat = Leumpang
Sinonim Baheula = Bareto
Sinonim Banga = Hese
Sinonim Beurat = Abot
Sinonim Bikang =  Awewe
Sinonim Gampang =  Babari
Sinonim Gancang = Tereh
Sinonim Geunah =  Ngareunah
Sinonim Hanyakal = Hanyelu
Sinonim Jalu = Lalaki
Sinonim Kota = Dayeuh
Sinonim Meser =  Meuli
Sinonim Nyaho =  Apal
Sinonim Pakakas = Parabot
Sinonim Juara pinunjul
Sinonim Jeung = sarta
Sinonim Jarang = langka
Sinonim  Kasuat = kas…

Kumpulan Nama-nama Keperluan Sekolah Dalam Bahasa Sunda

Nama-nama peralatan sekolah dalam bahasa sunda terkadang dijumpai mirip dengan bahasa Indonesia. Bahkan ada juga yang mirip dengan bahasa daerah suku tertentu di tanah air. Jadi sebenarnya meskipun seseorang bukan berasal dari suku sunda bisa paham apa yang dimaksud karena kemiripan bahasa tadi.


Nama-nama Keperluan sekolah Dalam Bahasa Sunda


Tas = Kantong
Topi = Topi
Sepatu = Sapatu
Tali Sepatu = Tali Sapatu
Baju Seragam = Acuk Saragam
Celana = Calana
Pulpen = Pulpen
Pensil = Patlot
Buku = Buku
Penghapus = Panghapus

Penggaris = Jidar
Serutan Pensil = Panyerut Patlot
Sabuk = Beber
Kaos Kaki = Kaos Kaki

Semoga membantu,..


Copyright © 2014 | Dhira | All Right Reserved |Power by Blogger
About Us|Privacy Policy|Disclaimer