Skip to main content

Memelihara Ayam Kampung Untuk Rumahan Di Atas Pohon

Mungkin salah satu kelebihan tinggal di kampung adalah mudah memelihara hewan ternak, Kenapa? karena kalau tinggal di kampung biasanya masih banyak lahan-lahan kosong dan jarak antar rumah tidak padat. Dan rata-rata setiap rumah masih tersisa lahan kosong yang bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran atau memelihara unggas untuk konsumsi sendiri atau dijual. Diantaranya adalah seperti memelihara ayam kampung. Cukup mudah dan gampang memelihara ayam kampung jika kita tinggal di kampung, karena lingkungan mendukung. Sangat disayangkan kalau kita tidak memanfaatkannya, sangat rugi kalau tinggal di desa atau kampung, mau konsumsi ayam masih harus beli ke pasar.

Memelihara ayam kampung untuk konsumsi rumahan tidak perlu direpotkan dengan membuat kandang, biarkan saja ayam bebas berkeliaran toh masih banyak lahan kosong, karena jumlahnya pun tidak terlalu banyak. Dan untuk kebutuhan pakan ayam tidak perlu report. Untuk pakan ayam bisa memanfaatkan nasi yang tidak habis atau sisa makanan lainnya, tidak perlu menggunakan pakan buatan pabrik.

Kalau tidak punya kandang, lalu ayam tinggal dimana dong? kalau di kampung biasanya masih banyak pohon-pohon disekitar rumah. Kita manfaatkan itu, suruh ayam-ayam peliharaan kita tinggal di pohon-pohon tadi kalau mau "tidur". Emang ayam bisa disuruh? butuh praktek untuk menjawab pertanyaan ini. Biasanya ayam yang kita pelihara dan kasih makan tiap hari akan menurut sama tuannya.


anak ayam kampung super murah
Anak Ayam Kampung


Sediakan saja semacam tangga di pohon yang akan kita jadikan kandang ayam, jika pohonnya tinggi. Kalau pohonnya rendah ngak usah, biasanya ayam bisa langsung terbang ke dahan tanpa perlu tangga. Agar ayam mau tinggal diatas pohon, biasaka memberi makan ayam disekitar pohon tadi. Nanti dengan sendirinya ayam kita "mau" tidur dengan nangkring diatas dahan-dahan pohon. Yang belum bisa paling anak ayam yang masih kecil (pitik) atau baru menetas, sediakan saja kurung untuk sementara waktu. Untuk induk yang akan bertelur kita sediakan sarang-sarang yang menempel atau diikat ke pohon.

Cukup mudah dan gampang kalau ada kemauan dalam memelihara ayam kampung kalau sekedar untuk keperluan komsumsi saja.

Related Post

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Lengkap Kakawihan Anak-anak Bahasa Sunda

Buat sobat dhira yang lagi cari PR bahasa sunda tentang kakawihan anak-anak atau kakawihan barudak dalam bahasa sunda bisa cari disini. Dibawah ini beberapa kumpulan kakawihan anak-anak bahasa sunda yang terkenal atau sering dinyanyikan ditatar sunda. Tapi itu dulu, lamun ayeuna mah sudah tergantikan oleh lagu coboy junior dan lain-lain. Tapi sebagai urang sunda mestinya kita bisa mengajarkan kakawihan ini untuk anak-anak sambil nostalgia waktu masih kecil. Kakawihan anak-anak atau barudak berikut ini diperoleh dari berbagai sumber.

Baca : Cara Kredit Motor Syariah

Kakawihan anak bahasa sunda ayang-ayang gung


Ayang-ayang gung
Gung goongna rame
menka Ki Wastanu
Nu jadi wadana
Naha maneh kitu
Tukang olo-olo
Loba anu giruk
Ruket jeung kompeni
Niat jadi pangkat
Katon kagorengan
Ngantos kanjeng dalem
Lempa lempi lempong
Ngadu pipi jeung nu ompong
Jalan ka Batawi ngemplong

Baca : Ternyata Dijumpai Green Canyon di Karawang

Kakawihan anak bahasa sunda oray-orayan

Oray-orayan, luar léor mapay sawa…

CONTOH-CONTOH PUPUH ASMARANDANA BAHASA SUNDA

Berikut ini beberapa contoh-contoh Pupuh Asmarandana dalam bahasa Sunda. Pupuh Asmarandana kebanyakan berisi tentang petuah atau piwuruk dalam bahasa Sunda. Salah satu jenis puisi dalam bahasa Sunda yaitu Pupuh. Seperti yang diketahui pupuh dikelompokan kedalam dua kelompok  yaitu kelompok Sekar Alit dan Kelompok Sekar Ageung. Pupuh Asmaranda masuk kedalam kelompok pupuh Sekar Ageung
Aturan yang dipergunakan dalam membuat pupuh disebut dengan Guru lagu dan Guru Wilangan. Pupuh Asmarandana menggunakan rumus  Guru Wilangan dan Guru Lagu : 8-i, 8-a, 8-é/o, 8-a, 7-a, 8-u, 8-a  Padalisan: 7
Contoh Pupuh Asmaranda  Ngariung di tengah bumi,
pun biang sareng pun bapa,
jisim abdi diuk mando,
husu ngupingkeun pituah,
piwejang ti anjeunna,
pituduh laku rahayu,
piwejang sangkan waluya.

Jalma kudu silihasih
kudu sing miboga rasa
ulah nganyenyeri hate
ka sakum dulur anu aya
mun nyaah ka sasaha
hidep hirupna saluyu
saluyu tur loba harta

Eling-eling mangka eling
Rumingkang di bumi alam
Darma wawayangan…

Pupuh Kinanti Kembang Ros

Dalam membuat sebuah pupuh telah ditentukan aturannya secara baku. Dengan aturan yang baku ini kita bisa membuat Pupuh Kinanti buatan sendiri. Tema pupuh kinanti yang akan dibuat bebas yang penting tidak melanggar patokan. Tema pupuh kinanti tentang hewan, kembang, budi pekerti buah-buahan dan sebagainya. Berikut ini contoh Pupuh Kinanti yang bertema tentang kembang-kembangan (bunga) yaitu menceritakan tentang Kembang Ros.

Pupuh Kinanti Judul Kembang Ros
Kembang ros kumatak lucu
Nya alus rupana seungit

Henteu aya papadana
Ratuning kembang sajati

Mustikaning patamanan
Seungit manis ngadalingding


Rumus pupuh diatas
Baris 1 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “u” atau dengan rumus : 8-uBaris 2 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “i” atau dengan rumus :  8-iBaris 3 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “a” atau dengan rumus : 8-aBaris 4 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “i” atau dengan rumus :  8-iBaris 5 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “a” atau dengan rumus : 8…

Cara Membuat Pupuh Kinanti Bahasa Sunda

Dalam kesusastraan sunda dikenal bermacam-macam nama pupuh, kurang lebih sekitar 17 nama pupuh. Pupuh adalahbentuk puisi tradisional Jawa yang memiliki jumlah suku kata dan rima tertentu di setiap barisnya (https://id.wikipedia.org/wiki/Pupuh). 
Nama-nama Pupuh  Dangdanggula,Sinom,Asmarandana,Kinanti,Durma,Pangkur,Mijil,Pucung,Maskumambang,Magatru,Wirangrong,Balakbak,Ladrang,Gambuh,Gurisa,LambangJurudemung Untuk memudahkan menghapal nama-nama pupuh sunda diatas kita singkat saja menjadi DaSi AKi DurPaMiCung MasMaWira BaLaGam GuLaJur.

BaCa: Contoh sajak bahasa Sunda
Pupuh Kinanti Dalam membuat sebuah pupuh harus mengikuti ketentuan-ketentuan tertentu yang sudah baku. Setiap pupuh memiliki ketentuan yang berbeda-beda, Dalam membuat pupuh Kinanti harus memperhatikan ketentuan-ketentuan berikut ini :
Setiap bait terdiri dari 6 barisBaris 1 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “u” atau dengan rumus : 8-uBaris 2 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “i” atau dengan rumus :  8-iBaris 3…

Kata Sunda Serapan dari Bahasa Asing (Kecap Serapan tina Basa Deungeun)

Dalam kosa kata bahasa Sunda banyak dijumpai kata-kata serapan seperti dalam bahasa Indonesia. Kata atau kecap dalam bahasa Sunda yang berasal dari bahasa Asing sering kita dengar ditengah masyarakat dan sudah jadi bahasa sehari-hari. Kadang kita tidak menyadari bahwa kecap atau kata tersebut bukan kecap asli bahasa Sunda tetapi kecap serepan (kata serapan) dari basa Deungeun (bahasa Asing). Dibawah ini beberapa kecap serepan Basa Deungeun yang sering diucapkan sehari-hari

Contoh Kecap-kecap Sunda Serapan tina Basa DeungeunKulkas = KoelkastKamar (ruangan) = KamerSaklar = SchakelaarKeran  = KraanKubus  = KubusDus  = DoosSoak = ZwakBaut - boutmur  = MoerEtalase = EtalagePantofel = PantoffelBan = BandPabrik = FabriekSetrum = StroomSpaneng = SpanningKarton= KartonKuas = KwastAkte/ Akta  = AkteTelat = Te laatTorenahir - akhirakal - aqalgaib - ghaibbodi - bodyhen - handpinalti= Finaltykomputer- computerspiker - speakerfoto kopi - photo copybodigar - body guardtelevisi - televisionangpawcapcé…
Copyright © 2014 | Dhira | All Right Reserved |Power by Blogger
About Us|Privacy Policy|Disclaimer