Skip to main content

Legenda Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu 2

Lanjutan Legenda Tempat Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Dayang Sumbi sangat senang sekali saat Sangkuriang anaknya membawa daging rusa yang diminta. Segera daging yang dianggapnya daging rusa tersebut dimasak untuk acara pesta. Setelah acara selesai Dayang Sumbi teringat akan Tumang yang tidak terlihat bersama Sangkuriang. Ditanyakanlah perihal keberadaan Tumang ke Sangkuriang. Awalnya Sangkuriang takut untuk mengatakan yang sebenarnya perihal Tumang anjing setianya itu. Tapi akhirnya Sangkuriang mengatakan yang sebenarnya bahwa Tumang telah dibunuh oleh Sangkuriang  dan dagingnya diberikan ke Dayang Sumbi.

Betapa murka dan sedih hati Dayang Sumbi mengetahui bahwa Tumang telah mati dipanah oleh anaknya sendiri. Dengan spontan dipukulnya kepala Sangkuriang hingga terluka. Sangkuriang pun pergi mengembara meninggalkan kerajaan. Setelah Sangkurinang pergi mengembara, Dayang Sumbi pun menyesal dan berdoa kepada Tuhan agar bisa dipertemukan kembali dengan anaknya suatu saat nanti.

Sangkuriang Mempersunting Dayang Sumbi

Setelah puluhan tahun berkelana, tanpa sadar Sangkuriang kembali lagi ke tempat asalnya sewaktu masih kecil. Sangkuriang kini menjadi sosok pemudah yang gagah, tampan dan sakti mandraguna. Suatu ketika disebuah kampung Sangkuriang bertemu dengan gadis cantik. Sangkuriang pun jatuh cinta dan bermaksud inging mempersunting gadis tadi. Dan gadis cantik yang ternyata Dayang Sumbi itu pun mencintai pemuda gagah dan tampan yang tidak lain adalah Sangkuriang putranya. Ibu dan anak ini sama-sama tidak saling mengetahui dan tidak saling kenal karena sudah lama terpisah.

Hingga suatu saat , sehari sebelum pernikahan Dayang Sumbi mengelus rambut calon suaminya dan melihat bekas luka hingga tersadar akan peristiwa beberapa tahun yang lalu. Akhirnya Dayang Sumbi tahu bahwa calon suaminya adalah Sangkuriang anaknya dulu yang pergi mengembara. Mengetahui ini Dayang Sumbi ingin membatalkan pernikahannya. Namun Sangkuriang menolaknya dan tidak percaya kalau gadis cantik calon istrinya adalah Dayang Sumbi, ibunya. Karena Sangkuriang tetap menolak untuk membatalkan, DayangSumbi pun berfikir bagaimana caranya agar pernikahan ini gagal. Dibuatlah persayaratan kepada Sangkuriang :

"Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit dan membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Syarat harus diselesaikan sebelum terbit fajar"

Sangkuriang pun menyanggupi persyaratan yang diajukan oleh Dayang Sumbi. Dengan kesaktian yang dimiliki persyaratan yang diminta oleh Dayang Sumbi segera dikerjakan. Tidak terasa persyaratan hampir selesai dikerjakan. Melihat Sangkuriang hampir selesai mengerjakan persyaratan yang diminta, Dayang Sumbi pun berdoa kepada Tuhan agar pekerjaan Sangkuriang tidak selesai dan pagi cepat datang. Doa Dayang Sumbi terkabul, ayam jantan berkokok dan lembayung pagi di ufuk timur muncul pertanda menjelang pagi.

Mengetahui gagal menyelesaikan persyaratan yang diminta Dayang Sumbi, Sangkuriang pun murka, ditendangnya perahu yang belum selesai itu kehutan. Perahu akhirnya jatuh menelungkup dan menurut legenda kelak jadilah Gunung Tangkuban perahu, sementara aliran Sungai Citarum yang dibendung sedikit demi sedikit membentuk danau Bandung. Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul.

Demikian legenda tempat wisata Tangkuban Perahu yang berada di Jawa Barat. Cerita ini hanya sebuah legenda cerita rakyat dari mulut ke mulut bukan sebuah fakta, hanya cerita dongeng belaka.

Dikutip dari berbagai  sumber.

Related Post

Comments

Artikel Baru

CONTOH-CONTOH PUPUH ASMARANDANA BAHASA SUNDA

Berikut ini beberapa contoh-contoh Pupuh Asmarandana dalam bahasa Sunda. Pupuh Asmarandana kebanyakan berisi tentang petuah atau piwuruk dalam bahasa Sunda. Salah satu jenis puisi dalam bahasa Sunda yaitu Pupuh. Seperti yang diketahui pupuh dikelompokan kedalam dua kelompok  yaitu kelompok Sekar Alit dan Kelompok Sekar Ageung. Pupuh Asmaranda masuk kedalam kelompok pupuh Sekar Ageung
Aturan yang dipergunakan dalam membuat pupuh disebut dengan Guru lagu dan Guru Wilangan. Pupuh Asmarandana menggunakan rumus  Guru Wilangan dan Guru Lagu : 8-i, 8-a, 8-é/o, 8-a, 7-a, 8-u, 8-a  Padalisan: 7
Contoh Pupuh Asmaranda  Ngariung di tengah bumi,
pun biang sareng pun bapa,
jisim abdi diuk mando,
husu ngupingkeun pituah,
piwejang ti anjeunna,
pituduh laku rahayu,
piwejang sangkan waluya.

Jalma kudu silihasih
kudu sing miboga rasa
ulah nganyenyeri hate
ka sakum dulur anu aya
mun nyaah ka sasaha
hidep hirupna saluyu
saluyu tur loba harta

Eling-eling mangka eling
Rumingkang di bumi alam
Darma wawayangan…

Kumpulan Lengkap Kakawihan Anak-anak Bahasa Sunda

Buat sobat dhira yang lagi cari PR bahasa sunda tentang kakawihan anak-anak atau kakawihan barudak dalam bahasa sunda bisa cari disini. Dibawah ini beberapa kumpulan kakawihan anak-anak bahasa sunda yang terkenal atau sering dinyanyikan ditatar sunda. Tapi itu dulu, lamun ayeuna mah sudah tergantikan oleh lagu coboy junior dan lain-lain. Tapi sebagai urang sunda mestinya kita bisa mengajarkan kakawihan ini untuk anak-anak sambil nostalgia waktu masih kecil. Kakawihan anak-anak atau barudak berikut ini diperoleh dari berbagai sumber.

Baca : Cara Kredit Motor Syariah

Kakawihan anak bahasa sunda ayang-ayang gung


Ayang-ayang gung
Gung goongna rame
menka Ki Wastanu
Nu jadi wadana
Naha maneh kitu
Tukang olo-olo
Loba anu giruk
Ruket jeung kompeni
Niat jadi pangkat
Katon kagorengan
Ngantos kanjeng dalem
Lempa lempi lempong
Ngadu pipi jeung nu ompong
Jalan ka Batawi ngemplong

Baca : Ternyata Dijumpai Green Canyon di Karawang

Kakawihan anak bahasa sunda oray-orayan

Oray-orayan, luar léor mapay sawa…

SINONIM-SINONIM BAHASA SUNDA

Sinonim atau persamaan kata tidak hanya ada dalam bahasa Indonesia saja, bahasa daerah seperti bahasa Sunda pun memilikinya. Sinonim bahasa Sunda yaitu

"Sinonim nyaéta kecap anu béda tapi mibanda harti anu jiga atawa sarua"
Berikut beberapa kata Sinonim dalam Bahasa Sunda
Sinonim bahasa Sunda Silih ajenan = Silih hargaan
Sinonim bahasa Sunda Supaya = Sangkan
Sinonim bahasa Sunda Wejangan =  Papatah
Sinonim bahasa Sunda Dahar = Neda
Sinonim bahasa Sunda Asli = pituin
Sinonim bahasa Sunda Awewe = wanoja
Sinonim bahasa Sunda Beunghar = jegud
Sinonim bahasa Sunda Bodo = belet
Sinonim bahasa Sunda Balik = mulang
Sinonim bahasa Sunda Kandel = Kedewil
Sinonim bahasa Sunda Alus = Sae
Sinonim bahasa Sunda Asri = Endah
Sinonim bahasa Sunda Ayeuna = Kiwari
Sinonim bahasa Sunda Badarat = Leumpang
Sinonim bahasa Sunda Baheula = Bareto
Sinonim bahasa Sunda Banga = Hese
Sinonim bahasa Sunda Beurat = Abot
Sinonim bahasa Sunda Bikang =  Awewe
Sinonim bahasa Sunda Gampang =  Babari
Sinonim bahasa Sunda Gancang …

Kumpulan Nama-nama Keperluan Sekolah Dalam Bahasa Sunda

Nama-nama peralatan sekolah dalam bahasa sunda terkadang dijumpai mirip dengan bahasa Indonesia. Bahkan ada juga yang mirip dengan bahasa daerah suku tertentu di tanah air. Jadi sebenarnya meskipun seseorang bukan berasal dari suku sunda bisa paham apa yang dimaksud karena kemiripan bahasa tadi.


Nama-nama Keperluan sekolah Dalam Bahasa Sunda


Tas = Kantong
Topi = Topi
Sepatu = Sapatu
Tali Sepatu = Tali Sapatu
Baju Seragam = Acuk Saragam
Celana = Calana
Pulpen = Pulpen
Pensil = Patlot
Buku = Buku
Penghapus = Panghapus

Penggaris = Jidar
Serutan Pensil = Panyerut Patlot
Sabuk = Beber
Kaos Kaki = Kaos Kaki

Semoga membantu,..


Cara Membuat Pupuh Kinanti Bahasa Sunda

Dalam kesusastraan sunda dikenal bermacam-macam nama pupuh, kurang lebih sekitar 17 nama pupuh. Pupuh adalahbentuk puisi tradisional Jawa yang memiliki jumlah suku kata dan rima tertentu di setiap barisnya (https://id.wikipedia.org/wiki/Pupuh). 
Nama-nama Pupuh  Dangdanggula,Sinom,Asmarandana,Kinanti,Durma,Pangkur,Mijil,Pucung,Maskumambang,Magatru,Wirangrong,Balakbak,Ladrang,Gambuh,Gurisa,LambangJurudemung Untuk memudahkan menghapal nama-nama pupuh sunda diatas kita singkat saja menjadi DaSi AKi DurPaMiCung MasMaWira BaLaGam GuLaJur.

BaCa: Contoh sajak bahasa Sunda
Pupuh Kinanti Dalam membuat sebuah pupuh harus mengikuti ketentuan-ketentuan tertentu yang sudah baku. Setiap pupuh memiliki ketentuan yang berbeda-beda, Dalam membuat pupuh Kinanti harus memperhatikan ketentuan-ketentuan berikut ini :
Setiap bait terdiri dari 6 barisBaris 1 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “u” atau dengan rumus : 8-uBaris 2 : 8 suku kata dengan diakhiri huruf vokal “i” atau dengan rumus :  8-iBaris 3…
Copyright © 2014 | Dhira | All Right Reserved |Power by Blogger
About Us|Privacy Policy|Disclaimer