Indahnya berbagi

Kenali Gejala Awal Difteri

Belakangan ini dibeberapa wilayah di tanah air tercatat kasus penyakit Difteri. Beberapa diantaranya masuk kedalam kategori kejadian luar biasa wabah difteri. Wabah atau penyakit difteri ini disebabkan oleh infeksi kuman Corynebacterium diphtheriae. Penderita yang terserang penyakit difteri bisa menularkan penyakitnya ke orang lain karena kuman Corynebacterium diphtheriae sangat mudah untuk ditularkan. Penyakit difteri berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh obstruksi larings atau miokarditis akibat aktivasi eksotoksin.

Difteri adalah suatu penyakit yang ditandai dengan demam disertai adanya pseudomembran (selaput tipis) putih keabu-abuan pada tenggorokan (laring, faring,  tonsil) yang tak mudah lepas dan mudah berdarah. Salah satu komplikasi penyakit  difteri adalah bila toksin masuk ke peredaran darah dan ke otot jantung sehingga menyebabkan kelumpuhan otot jantung bahkan kematian. Toksin ini hanya bisa dihentikan dengan pemberian Anti Difteri Serum pada penderita.

Gejala Awal Difteri

Penderita yang terkena infeksi kuman Corynebacterium diphtheriae bisa saja tidak menunjukan gejala spesifik, mirip dengan sakit pernafasan biasa misalnya demam tapi suhu tubuh tidak terlalu tinggi. Beberapa penderita difteri bisa juga mengalami gejala awal seperti:
  • Nafsu makan berkurang
  • Badan lesu
  • Terasa nyeri jika menelan
  • Tenggorokan juga terasa sakit
  • Sekret hidung berwarna kuning kehijauan, beberapa kasus disertai darah
  • Sulit bernafas
  • Pada anak usia kurang 15 tahun nyeri tenggorokan disertai bunyi seperti mengorok (stridor)
Tapi, penderita infeksi difteri memiliki ciri khusus berupa selaput putih keabu-abuan di tenggorokan atau hidung yang dilanjutkan dengan pembengkakan pada leher 

selaput abu-abu difteri


Difteri memiliki masa inkubasi 2 hari hingga 5 hari bisa menular selama 2 minggu hingga 4 minggu. Segera bawa dan periksa ke dokter atau rumah sakit terdekat jika terkena difteri untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat. Penderita Difteri akan diberi pengobatan  ADS (Anti difteri serum) dan antibiotik. 

Jaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, olahraga yang cukup dan kualitas tidur yang baik agar tubuh tetap fit cara murah dan efektif untuk mencegah terserang penyakit. Imunisasi DPT juga salah satu ikhtiar untuk mencegah penularan difteri yang diprogramkan oleh pemerintah.





Tag : Info, parenting
0 Komentar untuk "Kenali Gejala Awal Difteri"

Back To Top