Indahnya berbagi

Tentang Termometer


Seperti yang diketahui termometer pertama kali ditemukan tahun 1595 oleh ilmuwan yang bernama Galileo Galilei (1564 – 1642). Kini termometer yang sering dipergunakan untuk mengukur suhu adalah termometer yang menggunakan bahan zat cair dan bahan zat padat. Namun kini dengan kemajuan teknologi dunia digital, termometer elektronik yang menggunakan inframerah sebagai sensor sudah banyak beredar dipasaran. 

Kelebihan Air Raksa
  • Penghantar panas yang baik
  • Peka terhadap perubahan suhu
  • Mempunyai titik didih tinggi
  • Memiliki warna yang mengkilap sehingga mudah terlihat
  • Tidak menempel atau membasahi kaca
  • Dapat mengukur suhu tinggi atau suhu rendah
Selain menggunakan air raksa, termometer juga ada yang menggunakan alkohol sebagai penunjuk suhu. Kelebihan alkohol:
  • Mempunyai titik beku rendah
  • Pemuaian lebih besar 6 kali dibanding air raksa
  • Harga yang reltif lebih murah

 

Macam-macam Termometer Yang Menggunakan Bahan Zat Cair

Termometer Klinis

Biasa disebut juga termometer demam, sering dipergunakan untuk mengukur suhu tubuh orang yang sedang sakit. Biasa diisi menggunakan zat cair air raksa atau alkohol. Mempunyai skala mulai dari 35°C sampai 43°C.

Termometer Ruangan

Dipergunakan untuk mengukur suhu dalam ruangan. Biasa dipasang menempel didinding ruangan. Sama seperti termometer cair lainnya hanya saja skala mulai dari -50°C sampai 50°C.

Termometer Laboratorium

Sering dipergunakan untuk mengukur suhu-suhu zat untuk keperluan laboratorium misal mengukur suhu air yang sedang dipanaskan, suhu air dingin dsb.

Termometer Six-Bellani

Termometer ini sedikit berbeda dengan termometer cair yang lain karena menggunakan 2 bahan zat cair dalam satu tabung yaitu air raksa dan alkohol. Termometer ini dalam satu waktu bisa menunjukan suhu tertinggi dan suhu terrendah.
  

Macam-macam Termometer Yang Menggunakan Bahan Zat Padat

Termometer Bimetal

Termometer ini menggunakan prinsip logam untuk mengukur adanya perubahan suhu. Dimana sebuah logam akan memuai jika dipanaskan dan akan menyusut jika terkena suhu dingin.

Termometer Hambatan

Biasa dipergunakan dalam dunia industri untuk mengukur suhu lebih dari 100°C. Termometer ini bekerja berdasarkan prinsip perubahan hambatan dalam sebuah logam.

Termometer Termokopel

Termometer ini mengukur suhu dengan cara mengabungkan ujung dua jenis logam konduktor berbeda sehingga menimbukan efek “Termo – electric”. 

Termometer Digital Atau Termometer Inframerah 

Termometer Inframerah merupakan salah satu lompatan baru dalam teknologi termometer. Dengan kemajuan era digital, termometer inframerah hadir untuk mempermudah dalam mengukur suhu sebuah object tanpa harus bersentuhan dengan object yang akan diukur suhunya. 

termometer tanpa harus menyentuh


Cara kerja termometer inframerah, semua object memancarkan energi infra merah. Semakin panas suatu object, maka molekulnya semakin aktif dan akan semakin banyak infra merah yang dipancarkan.  Termometer infra merah lewat sensor mengukur radiasi energi sinar inframerah yang dipancarkan kemudian diolah secara digital selanjutnya ditampilkan di display sebagai angka-angka yang menunjukan suhu dari object yang diukur.

Termometer inframerah ini dapat mengukur suhu dengan cepat dan akurat. Ideal dipergunakan untuk mengukur suhu object yang bergerak, object jauh, object berbahaya, objetc berradiasi dan lain-lain.




Tag : IPA
0 Komentar untuk "Tentang Termometer"

Back To Top