Indahnya berbagi

Macam-Macam Detektor Sintilasi


Untuk menentukan ada atau tidaknya radiasi dibutuhkan perangkat detektor radiasi. Radiasi adalah pancaran energi melalui suatu materi dalam bentuk panas, partikel atau gelombang elektromagnetik dari sumber radiasi. Karena sifat dari radiasi yaitu tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa. Dengan bantuan alat detektor intensitas, energi dan kuantitas radiasi bisa terukur. Salah satu detektor yang bisa mendeteksi radiasi yaitu detektor Sanitasi. Alat ini akan memberikan respon tertentu jika terjadi radiasi sehingga radiasi bisa lebih mudah diamati. Berbeda dengan panca indera manusia yang tidak bisa mendeteksi radiasi.

Macam-Macam Detektor Sintilasi

  1. Detektor sintilasi Organik, misal : anthracene, stillbene, Xenon, Kripton
  2. Detektor sintilasi Inorganik, misal: NaITl, CsI(Tl), CsI(Na)
          "Prinsip kerja dari detektor sintilasi adalah dengan mengubah radiasi pengion yang menumbuk bahan sintilator menjadi percikan cahaya. Jumlah percikan cahaya yang dihasilkan oleh bahan sintilator sangat sedikit, oleh karena itu percikan cahaya tersebut haruslah diperkuat dengan photo multiplier tube agar dapat dihasilkan pulsa/sinyal yang mampu dideteksi oleh detektor sintilasi. Cara kerjanya sebagai berikut : percikan cahaya yang diterima oleh PMT jumlahnya sedikit, kemudian diperkuat hingga didapatkan pulsa/sinyal yang mampu dideteksi sebagai keluarannya. Sinyal yang masuk ke PMT diperkuat hingga 106 kali"           

Salah satu manfaat dari alat detektor radiasi adalah membantu keamanan para pekerja yang berkecimpung disekitar area radiasi dari bahaya kebocoran radiasi.


Tag : IPA
0 Komentar untuk "Macam-Macam Detektor Sintilasi"

Back To Top