Indahnya berbagi

1 Juni Hari Lahir Pancasila


Menurut sejarah, menjelang berakhirnya Perang Dunia II posisi Jepang kala itu semakin terdesak. Dan Jepang pun akhirnya mengaku kalah perang dengan sekutu setelah Nagasaki dan Hiroshima di bom atom. Di tanah air Pemerintah Pendudukan Jepang, Saiko Syikikan Kumakici Harada, menyiapkan dan mengumumkan secara resmi sebuah badan untuk persiapan kemerdekaan Indonesia yang dikenal dengan nama BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (Jepang). Badan persiapan  ini beranggotakan tokoh-tokoh bangsa Indonesia yang dengan ketua KRT Radjiman Wedyodiningrat, wakilnya adalah Icibangase (Jepang), dan sebagai sekertarisnya adalah R.P. Soeroso, BPUPKI resmi berdiri pada tanggal 1 Maret 1945.

lambang negara garuda pancasila
Garuda Pancasila
Meskipun BPUPKI didirikan oleh Jepang, KRT Radjiman Wedyodiningrat dan tokoh-tokoh lainnya mengarahkan BPUPKI untuk kepentingan bangsa dan negara.

Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945) 

Dalam sidang pertama ini BPUPKI membahas rumusan dasar negara. Dalam persidangan beberapa rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka disampaikan oleh Mr. Mohammad Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Sukarno. Pembicara Tanggal 29 Mei 1945 adalah Mr. Mohammad Yamin, beliau menyampaikan pemikiran yang diberi judul ”Asas dan Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia". Menurut Mr. Mohammad Yamin inti dari dasar negara harus berisi tentang :

a) peri kebangsaan;
b) peri kemanusiaan;
c) peri ketuhanan;
d) peri kerakyatan;
e) kesejahteraan rakyat.

Pembicara Tanggal 31 Mei 1945 adalah Mr. Supomo, beliau dalam pidatonya berisi pemikiran tentang  dasar negara Indonesia merdeka. Negara yang akan dibentuk adalah negara integralistik yang berdasarkan :
a) persatuan;
b) kekeluargaan;
c) keseimbangan lahir dan batin;
d) musyawarah;
e) keadilan sosial.

Pembicara Tanggal 1 Juni 1945 adalah Ir. Sukarno, beliau dalam memberikan judul pidatonya "PANCASILA" berisi pemikiran tentang azas negara untuk Indonesia merdeka harus berdasarkan pada :
a) kebangsaan Indonesia;
b) internasionalisme atau perikemanusiaan;
c) mufakat atau demokrasi
d) kesejahteraan sosial;
e) Ketuhanan Yang Maha Esa.


Presiden Jokowi telah mengesahkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dengan Keppres Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. "Sebagai bangsa, kita harus bersyukur memiliki Pancasila. Dengan dasar negara Pancasila, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak optimis memenangkan kompetisi global sebagai bangsa pemenang," Demikian bunyi pidato Presiden Jokowi di acara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Merdeka, Bandung


Tag : School
Back To Top