Indahnya berbagi

Apa Sebabnya 2 Magnet Bisa Tarik-menarik Dan Tolak-menolak


Cara mudah untuk memahami cara kerja dari magnet atau besi berani / sembrani / semprani salah satunya dengan langsung melakukan praktek. Coba sobat dhira sediakan alat praktek yang mudah dicari misal jarum jahit dan sebuah obeng. Dengan kedua alat praktek sederhana ini kita coba untuk memahami apa itu magnet.

Sekarang coba sob dhira lakukan experimen dengan menempelkan jarum jahit dengan obeng, Dekatkan obeng dengan jarum-jarum tadi, apa yang terjadi? jarum-jalnut tadi tidak menempel terhadap obeng, Selanjutnya coba jarum-jarum tadi di tempekan pada sebuah magnet. Kemudian lakukan lagi seperti percobaan sebelumnya. Apa yang terjadi? sekarang jarum-jarum tadi menempel kepada obeng. Karena jarum-jarum tadi sudah berubah menjadi magnet-magnet kecil. Jarum-jarum tadi adalah salah satu contoh magnet buatan. Jadi sob bisa membuat magnet yaitu dengan menempelkan atau mengosok-gosok logam besi atau baja ke magnet. Sumber magnetnya yang ada disekitar kita misalnya speaker. Bagian belakang speaker atau salon memiliki magnet yang cukup kuat.

contoh magnet buatan
Magnet di speaker

Kutub-kutub Magnet

Setiap magnet mempunyai dua kutub yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kutub magnet adalah bagian ujung-ujung magnet yang memiliki kekuatan terbesar untuk daya tarik dan daya tolak. Kutub magnet yang berbeda jika didekatkan mempunyai sifat tarik menarik (menempel). Dan kutub magnet yang sejenis jika didekatkan akan mempunyai sifat tolak-menolak.

Itulah yang terjadi jika 2 magnet didekatkan satu sama lain.

Baca : cara membuat magnet listrik


Tag : IPA
0 Komentar untuk "Apa Sebabnya 2 Magnet Bisa Tarik-menarik Dan Tolak-menolak"

Back To Top